Senin, 31 Oktober 2016
Jika Aku Seorang Pendaki Gunung
Senin, 19 September 2016
Terima Kasih Untuk Waktumu Kemarin, Misroku.
Aku merasa senang telah mendengarmu lebih berbahagia sekarang. Wajahmu tak lagi berpanut pada lengan. Terpagu karena pahitnya patah hati. Aku senang karena kau telah menemukan seseorang yang tepat dengan mu. Seseorang yang akan selalu mengutamakan kamu sebagai prioritasnya.
Dulu aku pikir kita berjodoh. Karena kita pernah berada dalam satu doa yang sama. Dalam satu harapan yang sama. Bahkan temanku pernah berkomentar tentang wajah kita yang mirip. Karena sebagian orang bilang jika wajah mereka mirip bisa jadi berjodoh. Aku hanya bisa mejawabnya dengan senyum. Karena kini faktanya kau telah lebih dulu merasakan kebahagiaan itu tanpa aku.
Tak mengapakah jika aku mengungkit masa lalu kita. Karena bagiku cerita kita tak pernah bisa aku lupakan. Meski kita kini telah berada di jalan yang berbeda. Karena bagiku mengenang masalalu kita adalah sebuah proses pendewasaan untuk kita berdua. Sebagai pembelajaran untuk hubungan kita masing-masing. Karena dahulu kau spesial, dan masih menjadi seseorang yang spesial dalam cerita masalalu aku.
Aku mohon jangan pernah ceritakan tentang kita pada seseorang yang kini berada disampingmu. Biarkan ia menikmati masanya kini padamu. Dan aku harap kamupun harus melakukan hal yang sama padanya. Aku yakin bahagia akan selalu menyelimutimu. Bersama doa-doa kecil yang selalu menemani perjalanan kalian. Dan aku, hanya bisa berdoa untuk kebahagian kalian. Jangan hiraukan aku. Biar bagaimanapun aku akan melanjutkan perjalanan hidup ini dengan baik. Meski kali ini tanpamu.
Oh iya, aku ucapkan selamat ya atas pernikahan kalian. Atas janji suci sehidup semati. Seperti yang aku bilang tadi, sekarang nikmati kehidupanmu yang baru. Semoga kau menempuhnya dengan jutaan kebahagiaan yang selalu mengiringi. Aku hanya bisa menulis ini. Sebagai satu doa pengiring langkah baru yang akan kau hadapi. Meski aku tak pernah yakin kau ingin membacanya. Cukuplah kebahagiaanmu kini menjadi rasa syukurku pada Tuhan. Karena aku telah tenang melepasmu dan menyerahkan sepenuhnya kebahagiaanmu pada ia yang kau pilih. Sebab itu berjanjilah padaku untuk kembali tersenyum.
Terima kasih untuk waktumu kemarin. Untuk kisah lama yang masih saja aku kenang. untuk sebuah perjalanan yang tak terlupakan. Wanita yang paling tangguh. Terima kasih untuk semuanya. Misroku.
dari aku, Combro.
Senin, 11 Januari 2016
Selasa, 27 Oktober 2015
Ketika Wanita Menangis
Intinya jika wanita menangis adalah suatu ke ibaan buat gue jika melihatnya. Meskipun gue sering berhadapan dengan wanita yang curhat dan tiba-tiba menangis didepan gue. Gue masih linglung menghadapinya. Seperti yang gue bilang tadi, gue cuma bisa bilang sabar dan sudah jangan menangis lagi. That's simple but don't solve the problem. Tapi gue punya solusi juga nih gimana caranya biar lo gak kikuk saat lo harus berhadapan dengan wanita yang sedang menangis.
Selasa, 22 September 2015
Ngomongin Mimpi Dan Cita-Cita
Tentang mimpi gue yang mungkin bagi sebagian orang kalau mimpi gue ini terlalu muluk. Gue sadar sebenernya ini terlalu jauh untuk ditempuh. Bagi gue semuanya bukan tidak mungkin melainkan belum diberi kesempatan oleh Tuhan untuk mencapai cita-cita yang diharapkan. Memang tak mudah, namun ini tantangan. Jika berhasil pasti aku adalah orang yang paling merasa bahagia dan sukses menjalani hidup. Dan jika gagal, toh gue udah berusaha begitu keras untuk mengejarnya meski gagal gue punya pengalaman yang indah dari semua perjalanan untuk bisa terciptanya mimpi. Seperti kata pepatah dulu, Tak ada yang mustahil meski banyak orang yang berkata mustahil. Selama masih ada jalan disitu gue berlari meraihnya. Yang terpenting semangat, selalu terus berusaha dan jangan lupa berdoa.
"Let your dreams begin" lo tau kenapa gue bilang begitu ? Menurut gue biarkan mimpi itu memulai karena mimpi yang lo cipta jangan hanya bersandar diangan-angan lo saja. Namun coba di rincikan bagian per bagian. Lalu dispakati dan terbangkan sayapnya untuk mencoba memulainya. mimpi yang diawali dengan memulainya akan lebih baik jika hanya dibiarkan bergantung dalam angan-angan. Itu sama saja seperti lo yang begitu menggebu menginginkannya namun lemah ketika melihat terjalnya rintangan yang mesti lo laluin. Jangan khawatir dengan terjalnya jalan yang mesti lo tempuh. Jalan lah perlahan. Meski begitu jauh. Meski harus menghabiskan waktu begitu lama. Setidaknya lo telah berusaha. Jika lo lelah berhentilah, istirahatlah sejenak, Bangun Semangat lo kembali di dalam hati Bahwa mimpi yang sudah berada di genggaman tangan lo bakan manis jika lo bisa melakukannya sendiri. Setelah itu jalan kembali. Tak usah terlalu terburu-buru karena kalau lo lelah, dan timbul rasa putus asa yang dalam, semua itu akan menjadi sia-sia belaka. Jadi jalanlah kembali perlahan. Meski setapak demi setapak, setidaknya lo masih berusaha tanpa terbesit sedikitpun rasa putus asa. Mari Kita jalani bersama demi mimpi dan cita-cita yang telah kita bina.
Selasa, 01 September 2015
Kegiatan Gue Di Pasar Malam Dulu
3. Bermain Wahana.
5. Mencari Tukang Dadu Koprok ( Jangan Ditiru Jilid 2 )
Senin, 31 Agustus 2015
Mendera Rindu
Kamis, 27 Agustus 2015
Mencari Kata Yang Hilang
Minggu, 19 Juli 2015
Sendiri Dalam Perenungan
Kamis, 16 Juli 2015
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H
Mohon maaf lahir dan bathin.
Senin, 06 Juli 2015
Terima Kasih, Kita Telah Saling Melupakan
Rabu, 01 Juli 2015
Belajar Dewasa 2
Mungkin malam itu jahanam...
Mungkin pagi itu terasa begitu bersahaja...
Memikirkan itu memang tak penting. Seperti mendera penyakit yang tak mungkin terobati...
Merasakan malam tanpa merasakan jahanamnya, takkan sempurna...
Merasakan angin yang terkuak dari balik jendela, Hilir mudik tak jua tahu kiblatnya...
Berbekal sebuah kutipan dari seorang sahabat yang terkasihi, Syindrom yang harus diyakini...
...
Senyum...
Semua ada masanya...
Jumat, 15 Mei 2015
Kembali lagi
Senin, 06 April 2015
Optimis, Aku Pasti Bisa Menulis Lebih Baik Lagi
Jumat, 27 Maret 2015
Dari Kiki Untuk Kiki
Minggu, 22 Maret 2015
" Sendiri "
Sabtu, 14 Maret 2015
Tips menaklukan wanita
Kamis, 12 Maret 2015
Outline oh outline
Senin, 09 Maret 2015
Paris Kota Sejuta Cinta
Minggu, 08 Maret 2015
Hari Pengharapanku
Hope, Allah bless me,,,
8 march 1988







