Sabtu, 17 Mei 2014

Si kecil menemani hari suntuk ini

Hari ini aku cukup senang. Jelas saja ketika aku lumayan cukup suntuk dengan hari-hari membosankan, kali ini akan aku isi hari suntuk ini dengan menemuinya. Menemuinya ? Ya dengannya, seorang wanita kecill putih berhijab. Orang bilang dia cantik, tapi menurutku dia terlihat imut dengan sepatu turing yang tak pernah lepas mengikat dikedua kakinya. Aku sempat sedikit terbelalak dengan dandanannya yang hampir keseluruhan serba ungu. Apalagi hijab yang dipakainya itu, jika dia boneka mati telah habis aku cubiti berkali-kali. Hehehe...

Kali ini aku bertemu dengannya dalam satu tujuan, sama sama menghilangkan suntuk dan galau. Aku tahu tentangnya. Sekitar 2 minggu lalu hubungannya dengan seseorang tak lagi berjalan alias putus. Hhuuuu -_-

Tujuan kami hanya ingin nonton, kebetulan ada film yang lumayan menghibur "Marmut Merah Jambu" film kocak menghibur dua orang yang suntuk. Hehe...

Yang jelas hari ini, aku bisa dekat dengam sikecil membuat aku merasa tenang. Makasih kecil


Sabtu, 05 Oktober 2013

Alone Be Better

Mungkin berdusta, ketika ku lihat dia dengan yang lain dan aku berkata " I'm Fine " Sambil tertawa, Namun didasar hati kecewa. Haha, aneh hati ini. Melihat dia dengan yang lain bukannya bahagia karena dia telah mendapatkan yang terbaik bahkan lebih baik dari aku. Namun malah bersedih sesedih sedihnya cemburu. Ya wajar sajalah baru kita putus sekitar tiga minggu lamanya dia sudah menggandeng orang lain dalam hidupnya.

Tapi sahabat pernah berkata.
  • " Bersyukurlah kawan, Kau tak lebih dari seseorang yang kuat diamata orang yang lemah. Sesungguhnya orang yang suka berganti pasangannya itu adalah orang yang tak pernah puas dengan pasangangannya. Bayangkan saja, ketika kau menikah nanti, Apa nanti jadinya jika pasanganmu itu malah melirik bahkan akrab dengan orang yang ga pernah kau kenal, dan tingkat perceraian mu dengannya akan lebih tinggi "

Mendengar curhatan itu, aku sadar. Aku tau aku memang bukan yang terbaik buatnya. Tapi aku lebih merasa sadar, tak pernah ada yang terbaik untuk hidupmu. Semua dipandang cacat, apalagi jika kau telah melihat orang itu salah pandangan matamu, Tak akan pernah kau memandangnya baik. Ya Tuhan, Sebegitu besarkah hati seseorang bisa memendam kebencian.

Aku hanya bisa diam. Dan kali ini aku pastikan.
Aku lebih baik sendiri.


Rabu, 18 September 2013

Jadilah hati seperti Angels

Aku memahami semua ini, ketika aku tahu misro sedang sakit, dan aku dalam keadaan kondisi kesal yang memanjang. Wajar bila semua kesal itu terjadi. Seorang wanita seharusnya bisa lembut seperti sutra. Tutur bahasanya dijaga, dan tidak membuat orang menjadi emosi besar.

Aku heran, apa yang membuat dia selalu memusuhi semua teman-temannya. Waktu masih berteman saja kau bangga-banggakan dia. Ketika ada satu hal yang membuat dirimu tak senang, Kau maki-maki sekeluarnya kata-kata dari mulutmu itu. Aku miris memikirkannya. Dan itu membuatku memerangi keangkuhan kamu.

Yang aku inginkan sekarang. Aku hanya ingin melihatmu anggun. seperti wanita selayaknya. Dan itu membuat aku tenang jika kau tak berada dalam jarak pandangan mataku.